Jangan Sampai Keliru, Ini Perbedaan Horizontal Blind dan Vertical Blind

Perbedaan Horizontal Blind dan Vertical Blind

Pasti semua orang ingin ruangan di rumahnya terlihat cantik dan elegan. Berbagai cara dilakukan untuk menambah estetika interior ruangan, termasuk dengan menambahkan tirai pada jendela. Kamu perlu tahu bahwa tirai tidak hanya berfungsi sebagai penutup jendela, melainkan bisa juga sebagai penghias dalam ruangan. Berbicara soal tirai, secara umum ada dua jenis tirai berdasarkan posisinya, yaitu horizontal blind dan vertical blind. Meskipun hampir sama, tapi keduanya punya perbedaan yang cukup signifikan. Simak penjelasannya berikut ini!

3 Perbedaan Horizontal Blind danVertical Blind

Perbedaan Horizontal Blind dan Vertical Blind

Sebenarnya keduanya sama-sama tirai yang dipasang di jendela. Namun, meskipun sering dianggap sama, tapi kedua jenis tirai tersebut mempunyai beberapa perbedaan. Kalau kamu ingin membeli tirai untuk dipasang di ruangan rumah, maka kamu harus tahu apa saja perbedaan di antara kedunya. Karena memilih jenis tirai itu sangat tergantung pada selera dan kebutuhan pemilik rumah. Nah, biar kamu tidak semakin bingung mana yang akan dibeli, perhatikan 3 perbedaan antara horizontal blind dan vertical blind di bawah ini!

1. Posisinya

Dari nama keduanya sebenarnya bisa ditebak bagaimana posisi katup penutup pada tirai tersebut dipasang. Tirai horizontal mempunya katup yang dipasang secara horizontal atau melintang. Sebagai gambaran, bentuknya mirip dengan tumpukan tanda “sama dengan”. Saat tirai ini ditutup atau dibuka, katupnya akan mengarah ke bawah atau ke atas. Sedangkan pada vertical blind posisi katupnya membujur. Biasanya kalau tirainya dibuka, maka katupnya akan bergeser ke kanan atau ke kiri. Dari perbedaan ini saja kamu sudah bisa menentukan yang mana seleramu; apakah kamu lebih suka posisi horizontal atau justru vertical.

2. Bahan

Ternyata perbedaan keduanya bukan cuma terletak pada posisi loh. Bahan tirai horizontal berbeda dengan bahan yang digunakan untuk membuat vertical blind. Tirai horizontal biasanya menggunakan bahan alumnium atau kayu sebagai katup penutupnya. Sedangkan tirai vertikal lebih banyak menggunakan bahan kain atau plastik. Perbedaan bahan ini harus menjadi pertimbangan saat kamu hendak memilih salah satu di antara keduanya. Karena selain mempengaruhi kekuatan tirai, pemilihan bahan juga sangat berpengaruh terhadap estetika ruangan. Lagi-lagi hal tersebut bergantung pada selera kamu sebagai pemilik rumah.

3. Ukuran Katup

Perbedaan yang satu ini memang tidak begitu mencolok dibanding perbedaan lainnya. Jika diperhatikan secara detil, ukuran katup pada tirai vertikal lebih besar daripada katup tirai horizontal. Tirai verital memiliki katup dengan ukuran antara 90 mm hingga 127 mm. Sedangkan tirai horizontal memiliki katup yang ukurannya lebih kecil, yaitu antara 16 mm hingga 25 mm. Ukuran ini tentunya akan berpengaruh terhadap daya tutupnya di jendela. Semakin besar katupnya, maka cahaya akan lebih susah masuk. Makanya, faktor perbedaan ukuran menjadi penting untuk dipertimbangkan. Jangan sampai kamu salah pilih jenis tirai, dan akhirnya ukurannya tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Itulah perbedaan antara horizontal blind dan vertical blind. Meskipun hanya menjadi penutup jendela, tapi tirai dapat mempengaruhi kesan baik atau tidaknya sebuah ruangan. Pilihlah tirai yang terbaik untuk ruanganmu. Pertimbangkan juga beberapa perbedaan seperti yang sudah disebutkan di atas. Kalau dirasa sudah yakin dengan jenis tirai tertentu, segera pasang tirai pada jendela ruangan. Dan lihat perbedaannya, dijamin ruangan akan lebih “berbeda” dari biasanya. Oh ya, jangan lupa rajin bersihkan tirai agar enak dipandang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *